Pengalaman Pertama Berbelanja Online

Di era gadget dan internet sekarang ini, sebagian orang sudah terbiasa berbelanja online. Bagi sebagian lagi mungkin takut untuk mencoba atau mungkin penasaran ingin mencoba tapi masih ragu. Sekedar berbagi, ini pengalaman pertama berbelanja online yang pernah saya lakukan. Siapa tahu bisa menjadi inspirasi bagi yang baru ingin mencoba berbelanja online.

Kebetulan, di gudang saya masih menyimpan kardus bekas paket pengiriman dari pembelian online pertama saya tersebut lengkap dengan invoice-nya yang masih tersimpan rapi. Jadi, setidaknya masih ada sedikit ‘jejak’ untuk saya potret dan bisa ditampilkan di artikel ini.

Kardus paket Bhinneka.com

Kardus paket pembelian online pertama kali dari Bhinneka.com

Invoice Bhinneka.com

Invoice pembelian online pertama kali dari Bhinneka.com

Awal mula

Pengalaman pertama berbelanja barang secara online baru saya rasakan pada tahun 2011, meskipun sebelumnya saya sudah sering browsing untuk sekedar melihat-lihat barang yang dijual melalui internet. Pada tahun-tahun itu dunia ecommerce di Indonesia seingat saya belum seramai sekarang. Satu-satunya website toko online yang pada waktu itu brand-nya sudah menancap di ingatan saya dan saya sering mengaksesnya hanyalah Bhinneka.com. Wajarlah, Bhinneka ini merupakan salah satu pelopor toko online di Indonesia dan saya sudah tahu mengenai toko online tersebut sejak lama. Konon, Bhinneka sudah ada sejak tahun 90-an.

Jujur saja awalnya saya masih agak ragu untuk melakukan pembelian barang via internet, takut inilah.. takut itulah… Ya maklumlah, namanya juga pengalaman pertama, pasti setiap orang pun akan merasa deg-degan. Iya kan? Untungnya saya banyak mendapatkan “petuah bijak” serta informasi yang mencerahkan dari Mbah Vicong selaku “tetua adat” di bidang perkomputeran di lingkungan teman-teman saya. 😛

Saya baru berani melakukan pembelian secara online pada waktu itu karena beberapa hal:

  1. Saya merasa tidak ada waktu untuk ‘berkeliaran’ ke toko-toko elektronik untuk mencari barang yang saya perlukan, karena sudah mulai sibuk dengan pekerjaan (padahal cuma kerja serabutan heheh… 😀 )
  2. Sebelumnya saya sering berbelanja peralatan elektronik di BEC (Bandung Electronic Center). Akan tetapi, saya sudah mulai malas bermacet-macet di jalan dan ditambah berdesak-desakan di tempat tersebut hanya untuk sekedar membeli sebuah perlengkapan komputer. Waktu itu, BEC memang sedang jaya-jayanya dan hampir setiap hari selalu ramai pengunjung yang berburu gadget, perlengkapan komputer, maupun peralatan elektronik lainnya.
  3. Saya senang mencoba hal baru, jadi saya ingin melakukan hal yang selama ini ingin saya coba tapi belum juga terlaksana yang salah-satunya yaitu berbelanja online. Dari dulu, saya memang selalu penasaran bagaimana rasanya berbelanja secara online.
  4. Dan tentu saja “dukungan moral” dari Mbah Vicong. 😆

Untuk mengurangi keraguan saya, akhirnya saya putuskan untuk mencoba pembelian online pertama saya di website yang menurut saya bisa dipercaya yaitu Bhinneka.com yang tadi saya sebutkan. Meskipun jujur saja, untuk barang yang sama harga yang ditawarkan bisa lebih tinggi dibandingkan dengan harga di toko fisik, setidaknya untuk barang yang waktu itu saya akan beli. Tapi dari awal saya memang sudah memutuskan untuk mengabaikan perbedaan harga tersebut, untuk meyakinkan saya demi mendapatkan sebuah pengalaman baru.

Entah kenapa, saya selalu excited (maaf bukannya sok nginggris, tapi saya belum menemukan padanan kata Bahasa Indonesianya yang bisa mewakili 😀 ) melakukan hal baru meskipun cuma sesuatu yang sederhana. Mungkin orang lain menganggap antusiasme saya ini berlebihan, dan saya kadang berfikir mungkin orang lain akan bilang “Cuma gitu aja kok girang amat!!” hahahah… Tapi biarlah orang mau bilang apa, saya ngga terlalu ambil pusing. 😆

Pengalaman Pertama Berbelanja Online

Saya ingat barang yang saya beli untuk pertama kalinya di toko online tersebut adalah sebuah harddisk eksternal merek Buffalo warna putih. Lebih detailnya lagi, jenis barang tersebut adalah Buffalo MiniStation Lite 500GB – White yang saya dapatkan dengan harga Rp 596.000. Untuk ongkos kirimnya sebesar Rp 20.000 menggunakan ekspedisi JNE YES (Yakin Esok Sampai) dari Bhinneka yang lokasinya di Jakarta, ke kota tinggal saya di Cimahi, Jawa Barat. Saking tidak sabarnya saya karena ingin barangnya segera diterima, sampai-sampai saya memilih pengiriman 1 hari sampai. 😆 Harddisk eksternal perdana saya tersebut masih berfungsi dengan baik sampai hari ini dan masih saya pergunakan, meskipun warna putihnya sudah terlihat agak menguning diterpa usia (bahkan kabel USB-nya sudah mencoklat 😆 ).

Harddisk eksternal merek Buffalo 500GB warna putih

Harddisk eksternal Buffalo 500GB warna putih, barang pertama yang saya beli secara online. Masih berfungsi dengan baik sampai sekarang. 🙂

Invoice Bhinneka.com - lembar invoice

Invoice pembelian online dari Bhinneka.com.

Karena harddisk tersebut memang sudah saya tentukan sebelumnya (berdasarkan sedikit referensi dari Mbah Vicong), maka proses pembelian di website Bhinneka pun tidak terlalu memakan waktu. Saya sudah tidak perlu lagi memilah-milih dan membandingkan satu merek dengan merek lainnya, satu tipe dengan tipe lainnya.

Tidak lama setelah saya mendaftar di website tersebut, saya pun langsung melakukan proses pembelian barang yang sudah saya pilih itu. Sedikit rasa ragu bercampur dengan rasa antusias menemani perasaan saya sewaktu akan melakukan proses pembelian. Bahkan langkah demi langkahnya saya lakukan dengan teliti, dan saya cek berulang-ulang saking senangnya (atau saking takut salah ya?? 😀 ). Dan akhirnya, pada hari Rabu tanggal 4 Mei 2011 jam 7.07 malam, untuk pertama kalinya saya berhasil melakukan pemesanan barang secara online. 😎

Setelah saya menerima email konfirmasi pemesanan barang, saya langsung melakukan pembayaran sesuai metode pembayaran yang saya pilih. Untuk transaksi pembelian tersebut saya pilih metode pembayaran dengan KlikBCA melalui fasilitas “Pembayaran E-commerce”. Ini juga kali pertama saya menggunakan fasilitas tersebut dan ternyata cukup membantu menyederhanakan proses pembayaran. Dan tentu saja proses ini juga saya cek sampai berulang kali, karena takut salah. Hahahah… Padahal sebelumnya saya sudah terbiasa melakukan transaksi melalui fasilitas internet banking, tapi tetap saja ada kekhawatiran.

Tidak lama kemudian, -sesuai dengan panduan cara pembelian di Bhinneka.com- saya lalu melakukan konfirmasi pembayaran melalui halaman khusus konfirmasi yang disediakan di website Bhinneka tersebut. Sebuah email balasan saya terima sebagai pemberitahuan bahwa konfirmasi pembayaran telah mereka terima, dan selanjutnya mereka akan melakukan verifikasi atas pembayaran yang sudah saya lakukan.

Terima kasih atas pembayaran yang telah Anda lakukan. Setelah kami melakukan verifikasi atas pembayaran Anda, kami akan segera melakukan proses pengiriman produk pesanan Anda. Bila konfirmasi pembayaran dilakukan di atas pukul 17.00 WIB (khusus transfer ke rekening BNI pukul 15.00 WIB) pada hari kerja, maka pemesanan akan diproses/dikirimkan pada hari kerja berikutnya. Berikut ini adalah detail dari konfirmasi pembayaran yang Anda lakukan:

Karena saya melakukan konfirmasi pembayaran di atas pukul 17.00, maka pembelian akan diproses pada hari kerja berikutnya sesuai dengan yang tercantum pada email pemberitahuan tadi.

Setelah proses pembayaran selesai dan saya lakukan konfirmasi pembayaran, akhirnya perasaan saya sedikit “plong” karena transaksi sudah selesai. Tapi perasaan khawatir itu berganti jadi perasaan tidak sabar karena menunggu agar pemesanan segera diproses dan paket barang segera dikirim.

Keesokan harinya jam 10 siang lewat 19 menit, barulah saya terima email pemberitahuan penerimaan pembayaran atas transaksi pertama saya itu. Berikut ini isi email tersebut:

Yth. Pak Arief Rahman Hakim,
Pembayaran Anda sudah kami terima dari Bank BCA sebesar Rp 616,192 untuk ID Pesanan XXXXXXX/No Sales Order XXXXXXXXXXX.
Pemesanan Anda saat ini sedang dalam proses. Nomor resi pengiriman akan kami informasikan segera, setelah paket produk terkirim. Demikian informasi yang dapat saya sampaikan.
Terima kasih

Pada jam 8.34 malam harinya, barang pesanan saya tersebut dikirim oleh pihak Bhinneka dan saya terima email pemberitahuan seperti di bawah ini. Pemrosesan pengiriman barang saya rasa cukup cepat karena diproses di hari yang sama dengan konfirmasi penerimaan pembayaran. Wah, perasaan saya semakin senang saja dan tidak sabar saya menunggu barang belanjaan saya sampai.

Bapak Arief Rahman Hakim,
Pesanan Bapak sudah kami kirim menggunakan jasa kurir JNE YES dengan nomor resi XXXXXXXXXXXXX.

Saat menerima barang, mohon periksa paket dengan baik, sebelum kurir meninggalkan tempat.
Apabila ada indikasi paket telah dibongkar/cacat/rusak, harap tidak menerima paket, namun segera beritahukan kepada kami, atau segera membuat berita acara dengan petugas kurir. Paket kiriman telah dilengkapi dengan asuransi.

Pesanan akan sekitar sampai 1-4 hari (tergantung pada area layanan).
Apabila belum diterima, silakan menghubungi JNE setempat atau kami untuk bantuan tracking.

Senang berbisnis dengan Bapak. Semoga ke depannya kerjasama ini akan berlanjut dengan baik.

Terima kasih

Karena saya sudah tidak sabar menunggu barangnya sampai, menunggu satu hari berasa lama sekali. Hari itu saya jadi susah tidur, dan besoknya pun saya (tumbén) bangun pagi-pagi 😀 . Saking gelisahnya menunggu kurir JNE datang, sampai-sampai hari itu tidak ada kegiatan yang selesai saya kerjakan (hahahah… berlebihan ya?). Tapi semua kegelisahan itu akhirnya langsung hilang dengan terdengarnya suara ketukan di pintu depan dan suara seruan “Pakeeeeet!!!“. Nah, ini dia paketnya sudah datang. Saya yang waktu itu sedang menikmati secangkir kopi, terlonjak kaget bercampur senang dan langsung melesat menghampiri paket kiriman yang saya tunggu-tunggu itu.

Kesenangan itu semakin memuncak dengan mulai dibukanya paket kiriman tersebut. Terlebih lagi, barang itu juga memang sudah lama saya idam-idamkan sebagai media penyimpanan tambahan harddisk komputer saya yang waktu itu kapasitasnya cuma 80 Gigabytes. 😀

“Akhirnya kesampaian juga nih belanja online. Ternyata gampang banget prosesnya. Daripada saya harus jauh-jauh ke BEC cuma beli harddisk doang, mendingan seperti ini. Saya tinggal klak-klik di komputer, transfer, trus duduk manis deh nunggu paket datang.”, kira-kira seperti itulah yang terbersit di kepala saya setelah menerima barang hasil pembelian online pertama saya itu.

Saya pun senyum-senyum sendiri sambil membongkar (kalau sekarang istilah kerennya unboxing) kardus pembungkus paket kiriman khas Bhinneka yang baru saja saya terima itu. Dan saking seriusnya, saya membuka paket tersebut dengan sangat hati-hati dan rapiiii sekali. Puas banget rasanya… 😆

Tapi setelah barang berhasil di-unboxing, malah terbersit lagi satu kekhawatiran. Saya khawatir barangnya terbanting-banting pada waktu proses pengiriman, mengingat saya pernah melihat proses penurunan barang kiriman di kantor Pos yang menurut saya tidak “manusiawi”. Kalau barangnya bukan elektronik sih sepertinya saya tidak terlalu khawatir, tapi untuk barang elektronik yang rentan goncangan wajar saja kalau muncul kekhawatiran. Meskipun pembelian tersebut dilindungi asuransi dan juga ada garansi produk, tapi malas juga kalau harus memproses hal tersebut jika terjadi barang yang kita beli bermasalah. Yang saya bayangkan bukan hanya kerepotannya, tapi juga pastinya akan memakan waktu lagi.

Untungnya, harddisk eksternal tersebut tidak mengalami masalah apa-apa. Saya periksa kemasan dan fisiknya, semua terlihat bagus. Dan setelah saya coba sambungkan ke komputer untuk pertama kalinya, semua berfungsi dengan baik.

Dan dengan tidak terbuktinya kekhawatiran saya tersebut, perasaan saya kembali positif. Selain barang yang saya perlukan sudah terpenuhi, juga rasa penasaran saya untuk mencoba berbelanja online pun sekarang sudah sepenuhnya terpuaskan. 😉

Sayang sekali foto-foto pengalaman perdana online shopping saya tersebut tidak sempat saya dokumentasikan. Tapi tidak apa-apa lah, setidaknya saya masih ingat betul kejadian lengkap dengan “rasanya” dan masih bisa saya ceritakan disini. Dan memang betul, pengalaman pertama itu selalu bikin dag-dig-dug, seperti kata pepatah “Pengalaman pertama begitu menggoda“… Eh itu pepatah bukan, ya? 😆

Nah itulah sekelumit pengalaman pertama berbelanja online yang saya rasakan. Kalau punya cerita yang juga menarik tentang pengalaman belanja online pertama kali, boleh dong dibagikan di kolom respons. 🙂

 

 

*Maaf kalau terlalu banyak emoticon, itu tandanya pengalaman ini melibatkan banyak emosi. 😀


Respons

Ada 2 respons untuk “Pengalaman Pertama Berbelanja Online”.

  1. bhinneka bagaimana cara kredit hp to ibu rumah tangga

    1. Setahu saya, di Bhinneka kalau ingin membeli barang dengan dicicil bisa menggunakan 2 alternatif pembayaran.
      Pertama, yaitu menggunakan kartu kredit berlogo MasterCard/Visa dari salahsatu bank berikut ini:

      • ANZ
      • BCA
      • BNI
      • Bank Bukopin
      • CIMB Niaga
      • Citibank
      • Bank Danamon
      • HSBC
      • Bank Mandiri
      • Maybank
      • OCBC NISP
      • Bank Permata
      • Standard Chartered
      • UOB

      Kedua, memanfaatkan fasilitas pembayaran cicilan TANPA kartu kredit (Bhinneka bekerja sama dengan Kredivo). Layanan Kredivo ini sementara hanya tersedia di kota-kota berikut ini:

      • Jabodetabek
      • Bandung
      • Surabaya
      • Semarang
      • Medan
      • Palembang
      • Denpasar

Beri Respons